well, selamat sore. mungkin anda pengunjung setia blog saya akan sedikit kaget dengan tulisan saya kali ini yang agak berbeda.
nggak masalah sih, mungkin ini gara-gara lagu yang dari tadi saya putar terus menerus di winamp saya, "can't hold us-macklemore& ryan lewis". lagunya bisa bikin pantat goyang-goyang terus tanpa capek lho..
ok, itu nggak penting. kalaupun penting silahkan dicari sendiri lagunya di google, 4shared atau apa pun yang biasa anda gunakan (saya biasanya mengandalkan itu).
oh, hari ini terjadi sesuatu antara saya dan pacar saya. oh saya ternyata punya pacar (ya iya lah-namanya manto)..!
so.., wot hepen antara saya dan manto?
hem, sebenarnya gampang saja menarik kesimpulan dari kemarahan yang diutarakan si manto kepada saya. si manto sebenarnya terlalu angkuh untuk mengakui bahwa dia itu cemburu. nah, gimana kejadiannya?
pagi tadi saya meng sms teman saya (ts),
me:"help me"
ts:kenapa?
me: menceritakan apa yang saya butuhkan
ts: ok, saya ke tempatmu.
and....
kami pergi mencari nasi pecel sambil membicarakan suatu hal yang penting.
sebelum pergi saya sudah pamitan pada si manto. pesannya hanya, "hati-hati".
ok, menurut saya, pesan seperti itu berarti mengisyaratkan untuk berhati-hati di jalan alias nggak apa-apa. yo wes..., saya berangkat dengan hati tenang.
namun saya menemukan beberapa kejanggalan-kejanggalan selama saya pergi dan sesudahnya. saya dan si manto sempat ber es em es ria, tapi es em es nya hanya singkat. tidak seperti biasanya. ok lah, saya bisa mencium hawa-hawa nggak enak di sini. tapi saya masih diam.
dan ternyata oh ternyata, penciuman saya tidak salah. saya sempat berdebat dengan si manto. hingga akhirnya ada sebuah perkataan,'makanya jangan keluar sama cowok.'
terlihat sekali bukan, sebenarnya si manto ini cemburu. hanya saja dia tidak mau mengakuinya.
padahal mengakui sebuah kecemburuan malah dapat membantu pasangan untuk mengerti bagaimana seharusnya bersikap. lagi pula jika memang cemburu, katakan saja. tidak perlu marah-marah, bahkan membawa hal-hal yang tidak penting. jika memang ada yang harus dikatakan, katakan saja dengan baik-baik, pasanganmu pasti mengerti.
nb: sebenarnya saya senang kalau sesekali dicemburui.