marquee

i write about what i feel

Senin, 19 Agustus 2013

merindu

aku melihat tawamu.
menangkap bayanganmu.
memeluk tubuhmu.
aku membaca senyumanmu.
merasakan sentuhanmu.

aroma tubuhmu merasuk.
menyelami kebersamaan.
memabukkan.

aku tertawa.
jatuh dalam pelukanmu.
bahagia.
merasakan cinta.

aku melihatmu terdiam.
meneteskan air mata.
berlalu.

aku menunggu kau kembali.
menangis.
meratap.
memintamu kembali.

aku melihat kita bersama.
tertawa.
saling memeluk.
mencium.
dan seketika aku tersadar.
aku sedang bermimpi.

Kamis, 15 Agustus 2013

yang tak terbaca

selamat malam sayang. satu bulan lebih aku tak berjumpa denganmu. rindu serasa menggerogoti hatiku. mengoyaknya secara perlahan. namun aku masih tetap bertahan. namun bukan soal rindu yang akan ku ceritakan. bukan soal hatiku yang terkoyak karena tak bertemu denganmu. bukan soal bagaimana aku masih bisa bertahan. aku akan membicarakan tentang yang tak kau ketahui. tentang yang tak terbaca olehmu. tentang yang kau pertanyakan.

aku tidak tahu dari mana memulainya. ini juga sangat membingungkan bagiku. semua perasaan bercampur aduk dalam hatiku. semua pikiran berkecamuk dalam benakku. aku tidak tahu. yang aku tahu, aku masih mencintaimu. perasaanku padamu tidak berubah.

aku membaca beberapa postinganmu. aku membaca kalimat yang sama berulang-ulang. ya, aku membacanya. aku banyak berubah. kalimat itu sering kujumpai dalam postinganmu. aku bahkan tak tahu apa yang berubah dariku. aku bahkan tidak tahu dulu aku seperti apa dan apa yang berubah padaku sekarang. benarkah aku berubah? dan bagaimana bisa aku tidak menyadarinya? bukankah ketika seseorang berlari maka ia akan merasakan jarak yang telah dilaluinya. lantas aku? bagaimana bisa aku tidak merasakannya? benarkan aku berubah begitu banyak? benarkah aku berlari terlalu jauh dan terlampau cepat? aku tidak tahu. 

beberapa hari ini aku berpikiran buruk. ah, berdosa sekali berpikiran buruk terhadapmu. aku tahu, ini hanya ketakutanku. beberapa hari lagi kita akan memulai perkuliahan. ya, hari yang baru. dan hal yang kutakutkan itu akan segera datang. kau akan bertemu lagi dengannya. dengan wanita jalang itu. kau pernah berpaling dariku dan datang padanya. bukankah sangat menakutkan bagiku jika kau bertemu lagi dengannya? bayangkan saja apa yang ku rasakan.

sebenarnya ada banyak ketakutan yang kusembunyikan darimu. ada banyak pikiran lain selain kau. tapi aku tidak pernah bermaksud membohongimu. aku hanya menunggu kau pulang. aku hanya ingin menceritakannya langsung. agar pemahaman kita bisa disatukan. agar tidak ada perselisihan di antara kita.

yang tak terbaca olehmu, tidak semuanya buruk. yang tak terbaca olehmu, tidak berarti itu rahasia. itu hanya soal aku menunggu kau disampingku dan aku akan menceritakannya padamu.