aku mencintaimu. aku yakin kau tahu itu. aku tahu kau memahami itu. dan seperti inilah caraku mencintaimu. aku menjaga hatiku untukmu. aku menjaga diriku dari siapa pun yang tak kau perkenankan bersamaku. aku menjaga semua itu untukmu. di depanmu, di belakangmu, tak pernah ku sembunyikan hal itu. semuanya, aku membiarkan kau tahu. bersama siapakah aku, sedang apakah aku. aku tak mau membohongimu. apakah hal itu masih kurang untuk dikatakan aku menghargaimu? apakah aku pernah melakukan hal yang tak kau inginkan di belakangmu? apakah itu belum disebut menghargaimu? apakah aku pernah menganggap kau tak ada? aku selalu merasa kau bersamaku.
bisakah aku kau pahami bahwa aku mencintaimu? dan mampukah kau mengerti bahwa itu caraku mencintaimu. salahkah dengan caraku yang hanya seperti itu?
salahkah jika aku tak bisa menjadi seperti yang kau mau?
salahkah?
read, subscribe, comment. you can visit me shinta novita alkautsar on facebook and @shinta_novita2 on twitter.
marquee
Selasa, 27 Maret 2012
M A A F
aku membentakmu, berbicara terlalu keras padamu, kasar padamu, sadarkah aku akan semua itu? bisakah aku meredam semua itu untuk sesaat? tanpa membentakmu, tanpa nada tinggi dalam ucapanku, bisakah aku? aku bukan tak menghormatimu, bukan tak menghargaimu, aku tak pernah berniat melakukan semua itu padamu. aku terbiasa dengan semua hal itu sejak dulu. sejak belum mengenalmu. aku seperti itu tak hanya padamu, pada siapa pun yang aku tentang, aku selalu begitu.
apakah kau menyesal memiliki aku? aku yang kasar terhadapmu. aku yang selalu membentakmu setiap aku tak setuju dengan apa yang akan kau lakukan. apa kau menyesal? apa kau membenci sikapku ini? mengapa harus ku rubah hal itu? bisakah aku mengubah apa yang sudah biasa ku lakukan sejak dulu? bisakah aku menghentikan sikap itu? bisakah aku menjadi sepertimu? bisakah aku menjadi dirimu? yang halus padaku, yang tak pernah membentakku, tak pernah kasar padaku. bisakah aku? dan haruskah aku melakukan semua itu? untuk apa aku harus melakukannya? agar kau tak menyesali keberadaanku di sampingmu? agar kau tak membenciku?
maaf aku selalu kasar padamu, aku selalu membentakmu, selalu mengucap dengan nada yang tinggi.
maaf, mungkin aku tak bisa merubah hal itu. maaf aku tak bisa jadi sepertimu. aku hanya bisa seperti ini, dan inilah aku. inilah aku dengan segala keterbatasanku dan kekuranganku. maaf jika aku tak bisa menjadi apa yang kau pinta. tak bisa menjadi sosok yang anggun, lembut dan sabar seperti yang kau mau.
apakah kau menyesal memiliki aku? aku yang kasar terhadapmu. aku yang selalu membentakmu setiap aku tak setuju dengan apa yang akan kau lakukan. apa kau menyesal? apa kau membenci sikapku ini? mengapa harus ku rubah hal itu? bisakah aku mengubah apa yang sudah biasa ku lakukan sejak dulu? bisakah aku menghentikan sikap itu? bisakah aku menjadi sepertimu? bisakah aku menjadi dirimu? yang halus padaku, yang tak pernah membentakku, tak pernah kasar padaku. bisakah aku? dan haruskah aku melakukan semua itu? untuk apa aku harus melakukannya? agar kau tak menyesali keberadaanku di sampingmu? agar kau tak membenciku?
maaf aku selalu kasar padamu, aku selalu membentakmu, selalu mengucap dengan nada yang tinggi.
maaf, mungkin aku tak bisa merubah hal itu. maaf aku tak bisa jadi sepertimu. aku hanya bisa seperti ini, dan inilah aku. inilah aku dengan segala keterbatasanku dan kekuranganku. maaf jika aku tak bisa menjadi apa yang kau pinta. tak bisa menjadi sosok yang anggun, lembut dan sabar seperti yang kau mau.
Jumat, 16 Maret 2012
sepotong hati
aku mencari sepotong hati
hati yang memiliki separuh dari hatiku
dan hati itu mampu menyatu denganku
mau bersatu dengan hatiku
aku menemukannya
sepotong hati
yang memiliki separuh dari hatiku
mampu menyatu denganku
mau bersatu dengan hatiku
aku berharap
semoga hati itu selalu menemaniku
selalu bersamaku
selamanya
hati yang memiliki separuh dari hatiku
dan hati itu mampu menyatu denganku
mau bersatu dengan hatiku
aku menemukannya
sepotong hati
yang memiliki separuh dari hatiku
mampu menyatu denganku
mau bersatu dengan hatiku
aku berharap
semoga hati itu selalu menemaniku
selalu bersamaku
selamanya
Langganan:
Postingan (Atom)