tahukah kau, aku tidak hanya ingin menulis. ingin menangis malah..
setiap kali menulis, entahlah, yang kutulis hanya kesedihan.
ah, tidak juga di postinganku ada yang sempat membuatku tersenyum sendiri setiap membacanya.
sudahlah itu tidak penting.
yang penting, aku menulis.
aku menulis apa yang ku rasakan dan yang tak sempat ku katakan.
aku merindukanmu. aku menyesal. aku merasa bersalah padamu. seperti yang baru saja ku katakan padamu.
aku sadar. aku begitu bodoh dan terlambat menyadari semuanya. menyadari bahwa cintamu begitu besar dan begitu hebat untukku.
aku bodoh, aku begitu lambat menyadari bahwa diriku sangat jauh dari kata layak untuk mendapatkan seseorang sepertimu.
namun terlepas dari kebodohan itu, aku beruntung.
aku beruntung masih memiliki kesadaran bahwa aku bodoh.
setidaknya aku tahu, dan aku akan memberantas kebodohanku. (lho?)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar