marquee

i write about what i feel

Selasa, 27 Maret 2012

M A A F

aku membentakmu, berbicara terlalu keras padamu, kasar padamu, sadarkah aku akan semua itu? bisakah aku meredam semua itu untuk sesaat? tanpa membentakmu, tanpa nada tinggi dalam ucapanku, bisakah aku?     aku bukan tak menghormatimu, bukan tak menghargaimu, aku tak pernah berniat melakukan semua itu padamu. aku terbiasa dengan semua hal itu sejak dulu. sejak belum mengenalmu. aku seperti itu tak hanya padamu, pada siapa pun yang aku tentang, aku selalu begitu.
apakah kau menyesal memiliki aku? aku yang kasar terhadapmu. aku yang selalu membentakmu setiap aku tak setuju dengan apa yang akan kau lakukan. apa kau menyesal? apa kau membenci sikapku ini? mengapa harus ku rubah hal itu? bisakah aku mengubah apa yang sudah biasa ku lakukan sejak dulu? bisakah aku menghentikan sikap itu? bisakah aku menjadi sepertimu? bisakah aku menjadi dirimu? yang halus padaku, yang tak pernah membentakku, tak pernah kasar padaku. bisakah aku? dan haruskah aku melakukan semua itu? untuk apa aku harus melakukannya? agar kau tak menyesali keberadaanku di sampingmu? agar kau tak membenciku?
maaf aku selalu kasar padamu, aku selalu membentakmu, selalu mengucap dengan nada yang tinggi.
maaf, mungkin aku tak bisa merubah hal itu. maaf aku tak bisa jadi sepertimu. aku hanya bisa seperti ini, dan inilah aku. inilah aku dengan segala keterbatasanku dan kekuranganku. maaf jika aku tak bisa menjadi apa yang kau pinta. tak bisa menjadi sosok yang anggun, lembut dan sabar seperti yang kau mau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar