Salahkah aku jika aku memilih? Bukankah setiap orang berhak
menentukan pilihannya masing-masing? Lantas mengapa kau masih saja seperti itu?
Masih saja mengulasnya terus menerus. Setengah tahun sudah berlalu, apakah kau
tak punya rasa bosan? Perlukah kau melakukan hal itu? Membuat semua orang
membangun asumsi bahwa aku selalu buruk. Memberi tahu semua orang bahwa aku
meninggalkanmu. Memberi tahu semua orang betapa terlukanya dirimu. Membuat semua
orang tahu bahwa aku memilih orang lain dan meninggalkanmu. Perlukah kau
melakukan semua itu?
Ya, aku memang meninggalkanmu. Aku memang melukaimu. Aku memang
memilih orang lain untuk bersamaku. Aku memang melakukan semua itu. Salahkah aku
dengan pilihanku? Aku memilih orang yang kucintai, bukan dirimu. Aku memang
tidak mencintaimu. Tidak pernah. Aku hanya mencintai dia. Dia yang bersamaku
saat ini. Kau harus tahu itu. Aku hanya memanfaatkanmu. Kau harus sadar itu. Aku
kejam terhadapmu. Itu adalah hal yang nyata.
Apakah kau masih tak bisa terima dengan semua ini? Ini pilihanku.
Aku memilih meninggalkanmu. Apakah sulit untuk kau terima hal itu? Jika tidak,
mengapa kau masih mempersoalkannya? Jika kau memang tak bisa menerima itu,
mengapa kau tak datang dan meminta pertanggung jawabanku? Percuma saja jika kau
terus mengulasnya di belakangku jika kau tak pernah menuntutku. Apakah kau
PENGECUT? Tanyakanlah pada dirimu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar