apakah aku mencintaimu? apakah rasaku masih sama seperti yang dulu? ataukah berkurang seiring berjalannya waktu? sedangkan kau semakin hari menambahkan cintamu untukku.
sayang, itukah yang kau pertanyakan? sayang, apakah aku tak tampak mencintaimu? apakah aku tak tampak merindukanmu? apakah aku tak tampak mengasihimu? apakah aku tak memperhatikanmu? apakah aku tak merasakan takut jika tak ada kau disampingku? apakah aku seperti itu, sayang?
sayang, mungkin aku memang selalu tampak seperti itu. aku acuh dan sibuk dengan duniaku sendiri. aku seolah tak memperdulikanmu. aku seolah bisa melakukan segala hal tanpamu. itu yang dapat kau lihat.
tapi tahukah kau sayang, setiap malam, sebelum aku menjemput mimpi, aku selalu berharap kau ada di sampingku, menjaga tidurku. dalam mimpiku pun aku berharap dapat menemukanmu. tahukah kau apa yang ada dalam benakku ketika aku terjaga dari tidurku? apakah kau juga terjaga seperti aku? apakah kau juga terbangun oleh mimpi burukmu? tahukah kau saat pagi membangunkanku, aku ingin kau di sampingku dan membangunkanmu.
sayang, tahukah saat kau kecewakan aku? hal itu menyakitkan, hingga aku harus meneteskan air mataku. saat itu aku ingin pergi menjauh. nyeri itu begitu hebat di dada kepala dan tenggorokanku. itu membuatku mati dalam sesaat.
tapi tahukah kau saat nyeri itu berkurang sedikit demi sedikit, aku tahu hatiku masih mencintaimu. aku tahu aku masih membutuhkanmu. aku masih menginginkan kau di sampingku.
sayang ketahuilah bahwa hatiku mencintaimu lebih dari yang kau lihat. aku merindukanmu sama seperti kau merindukanku. aku sama sepertimu saat ketakutan jika salah satu dari kita pergi.
sayang, jangan takut. aku selalu mencintaimu. yakinlah bahwa hatiku selalu mencintaimu. percayalah padaku, sayang. aku akan tetap seperti ini hingga aku mati nanti sayang.
tahukah kau sayang, banyak hal yang tak bisa ku sampaikan padamu lewat kata-kata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar