hai sayang,
kau tahu apa yang ada dipikiran dan benakku malam ini? kamu. :) aduh, aku sok romantis ya? tapi emang iya kok, aku lagi mikirin kamu sekarang. aku kangen banget sama kamu. meskipun kemarin kita berantem kaya' gitu. tapi aku jadi tahu, seberapa sayangku sama kamu, seberapa butuhnya aku sama kamu, seberapa aku nggak bisa buat jalanin hidupku sendirian tanpa kamu.
sayang, kalo kita berantem kamu sering tanya, "kamu masih cinta nggak sama aku?", "enggak, berkurang," itu jawabanku. aku tak tahu sayang, nyeri di dadaku selalu hebat setiap kali aku merasa kecewa. aku membencimu saat itu. bukan, bukan benci padamu. aku benci dengan kecewaku, karena terlalu besar harapanku padamu, sayang. saat kecewaku mereda, aku masih mencintaimu seperti biasa. bahkan terlalu dalam mencintaimu, sayang. sadarkah kamu, sayang?
sayang, maaf dadamu memar karena pukulanku. maaf, tanganku melayang ke pipimu. maaf sayang. aku benci ucapan itu, sayang. jangan menyuruhku melakukan hal yang kamu sendiri tak bisa melakukan. bisakah kamu meninggalkan aku? bisakah kamu mencari orang lain untuk menggantikanku? bisakah kamu hidup tanpa aku? aku tak bisa, sayang. apalagi kamu. aku tahu kamu. benar benar tahu. kamu sendiri tak bisa seperti itu. bukankah setiap kali aku pulang ke rumah, kamu sering merengek ingin menemuiku? bukankah kita sering bertengkar hanya karena kurang bertemu? sayang, seperti itu saja kita tak bisa, apalagi berpisah.
sayang, aku beruntung sekali memilikimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar