taukah kamu, aku merindukanmu
bukan kamu yang seperti ini yang aku mau
bukan kamu yang membebaskan sepenuhnya atas tindakanku
aku merindukanmu
merindukanmu yang dulu
yang selalu memperhatikan aku
menasehatiku saat aku salah
aku merindukan itu
jangan berubah sayang
aku ingin kamu tetap seperti dulu
aku mau kau tetap seperti itu
tetap seperti yang dulu
taukah kamu, aku nyaman dengan hal itu
aku senang kau begitu
karena aku tahu kau memperhatikanku
aku tahu kau menyayangiku
aku senang kau perlakukan seperti itu
aku ingin kau seperti itu
read, subscribe, comment. you can visit me shinta novita alkautsar on facebook and @shinta_novita2 on twitter.
marquee
Kamis, 19 April 2012
Jumat, 06 April 2012
PILIHANKU
Salahkah aku jika aku memilih? Bukankah setiap orang berhak
menentukan pilihannya masing-masing? Lantas mengapa kau masih saja seperti itu?
Masih saja mengulasnya terus menerus. Setengah tahun sudah berlalu, apakah kau
tak punya rasa bosan? Perlukah kau melakukan hal itu? Membuat semua orang
membangun asumsi bahwa aku selalu buruk. Memberi tahu semua orang bahwa aku
meninggalkanmu. Memberi tahu semua orang betapa terlukanya dirimu. Membuat semua
orang tahu bahwa aku memilih orang lain dan meninggalkanmu. Perlukah kau
melakukan semua itu?
Ya, aku memang meninggalkanmu. Aku memang melukaimu. Aku memang
memilih orang lain untuk bersamaku. Aku memang melakukan semua itu. Salahkah aku
dengan pilihanku? Aku memilih orang yang kucintai, bukan dirimu. Aku memang
tidak mencintaimu. Tidak pernah. Aku hanya mencintai dia. Dia yang bersamaku
saat ini. Kau harus tahu itu. Aku hanya memanfaatkanmu. Kau harus sadar itu. Aku
kejam terhadapmu. Itu adalah hal yang nyata.
Apakah kau masih tak bisa terima dengan semua ini? Ini pilihanku.
Aku memilih meninggalkanmu. Apakah sulit untuk kau terima hal itu? Jika tidak,
mengapa kau masih mempersoalkannya? Jika kau memang tak bisa menerima itu,
mengapa kau tak datang dan meminta pertanggung jawabanku? Percuma saja jika kau
terus mengulasnya di belakangku jika kau tak pernah menuntutku. Apakah kau
PENGECUT? Tanyakanlah pada dirimu!
Langganan:
Postingan (Atom)