marquee

i write about what i feel

Minggu, 13 Mei 2012

tahukah kau sayang

apakah aku mencintaimu? apakah rasaku masih sama seperti yang dulu? ataukah berkurang seiring berjalannya waktu? sedangkan kau semakin hari menambahkan cintamu untukku. 
sayang, itukah yang kau pertanyakan? sayang, apakah aku tak tampak mencintaimu? apakah aku tak tampak merindukanmu? apakah aku tak tampak mengasihimu? apakah aku tak memperhatikanmu? apakah aku tak merasakan takut jika tak ada kau disampingku? apakah aku seperti itu, sayang?
sayang, mungkin aku memang selalu tampak seperti itu. aku acuh dan sibuk dengan duniaku sendiri. aku seolah tak memperdulikanmu. aku seolah bisa melakukan segala hal tanpamu. itu yang dapat kau lihat. 
tapi tahukah kau sayang, setiap malam, sebelum aku menjemput mimpi, aku selalu berharap kau ada di sampingku, menjaga tidurku. dalam mimpiku pun aku berharap dapat menemukanmu. tahukah kau apa yang ada dalam benakku ketika aku terjaga dari tidurku? apakah kau juga terjaga seperti aku? apakah kau juga terbangun oleh mimpi burukmu? tahukah kau saat pagi membangunkanku, aku ingin kau di sampingku dan membangunkanmu. 
sayang, tahukah saat kau kecewakan aku? hal itu menyakitkan, hingga aku harus meneteskan air mataku. saat itu aku ingin pergi menjauh. nyeri itu begitu hebat di dada kepala dan tenggorokanku. itu membuatku mati dalam sesaat. 
tapi tahukah kau saat nyeri itu berkurang sedikit demi sedikit, aku tahu hatiku masih mencintaimu. aku tahu aku masih membutuhkanmu. aku masih menginginkan kau di sampingku. 
sayang ketahuilah bahwa hatiku mencintaimu lebih dari yang kau lihat. aku merindukanmu sama seperti kau merindukanku. aku sama sepertimu saat ketakutan jika salah satu dari kita pergi.
sayang, jangan takut. aku selalu mencintaimu. yakinlah bahwa hatiku selalu mencintaimu. percayalah padaku, sayang. aku akan tetap seperti ini hingga aku mati nanti sayang.
tahukah kau sayang, banyak hal yang tak bisa ku sampaikan padamu lewat kata-kata.

Sabtu, 21 April 2012

untuk kita renungkan

sayang, sudah berapa hari kah kita bersama? bisa kah kau hitungkan untukku berapa menit yang kita lewati bersama? berapa tawa yang pernah keluar dari mulut kita masing-masing? berapa kali kita menangis bersama? berapa kali aku menangisimu saat kau akan pergi sebentar? berapa kali kita berjauhan karena suatu hal? bsakah kau hitung itu semua untukku sayang?
sayang, masih ingatkah kapan pertama kali kau melihatku? kapan pertama kali aku melihatmu? kapan pertama kali kita saling mengenal? kapan saat pertama kali kita saling berbicara, bertanya dan menjawab? kapan pertama kali kita berhubungan lewat selular? mengirim pesan-pesan singkat, mendengarkan suara satu sama lain saat kita berjauhan. kapan saat kau memintaku menjadi kekasihmu? masih bisa kah kita mengingatnya?
sayang, kadang aku berpikir, jika nanti aku atau kau pergi, bisa kah masing-masing dari kita menjalani hari-hari kita? bisakah aku membiarkan HP ku saat aku terbangun dari tidurku, tanpa menghiraukanmu, tanpa membangunkanmu di seberang sana? bisakah aku makan tanpa kau disampingku? bisakah aku belajar di kelas tanpa memikirkanmu? bisakah aku tak melihatmu saat kita bertemu? bisakah aku melakukan apa pun tanpa dirimu?
sayang, aku cemburu saat ada orang lain yang dekat denganmu. tak peduli siapa pun itu. aku tak mau orang lain mengambilmu dariku. aku tak ingin kau pergi dariku.
aku egois, aku pencemburu, aku terlalu sayang padamu, ya memang seperti itulah aku. aku tak mau kau tinggalkan. sayang, aku sangat takut kehilangan dirimu. aku hampir tak bisa terlalu jauh darimu. mungkin aku terlalu membutuhkanmu, terlalu bergantung padamu, atau apalah.
sayang, jika aku terlalu membutuhkanmu, aku terlalu menyayangimu, aku sering cemburu, bisakah aku bosan padamu? bisakah aku bosan jika sikapku selalu seperti itu terhadapmu?
sayang, berpisah sejenak saja darimu aku tak bisa, apa lagi aku bosan denganmu. bisakah aku?