mengatakan bahwa aku harus kuat. aku harus banyak bersabar. menerima.
menerima? mudah sekali dikatakan. namun sungguh bukan hal yang mudah di lakukan.
aku lelah membujuk hatiku sendiri. lelah untuk terus berusaha menerima, bersabar, berharap kau akan berubah dan berbalik mencintaiku lagi.
semudah itukah harapan ditumbuhkan?
sedangkan membangunnya membutuhkah waktu yang sangat lama.
bangunan di hadapanku hancur sudah. jalannya gelap. lampunya putus sudah. hitam, jika kau bisa melihatnya. hanya hitam. gelap.
rangka bangunannya sudah tak tahu lagi ke mana. puing-puingnya lebih dari sekedar berserakan. sudah macam kayu terlalap api. menyisakan abu.
seperti itukah yang karus kuterima? seperti itu kah yang harus kubersihkan? seperti itukah yang harus ku susun ulang dari awal? membuat kerangka baru, menyusun balok, membangun semuanya? dengan siapa? sendiri? untuk siapa? untuk kita?
kita? mungkinkah aku membangun semua ini sendirian untuk kita?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar